Rabu, 24 Agustus 2011

Pengemis dan Tuan Rumah

Pada Akhir Zaman, datanglah seorang lelaki yang kaya raya tetapi wajahnya pucat, tubuhnya lemah, ia merasa dirinya tidak ada harganya ketika di akhirat yang disambut oleh malaikat akhir.
"Wahai lelaki, masuklah engkau ke dalam surga."
"Subhanallah, apa yang telah aku lakukan di dunia? Aku bukanlah ahli ibadah."
"Engkau telah memeberikan hak para saudara seimanmu."
"Sungguh aku tidak mengerti apa maksudmu, wahai malaikat."
"Ingatkah engkau dengan pengemis kecil yang selalu datang ke rumah mu dikala engkau sibuk dengan hiruk pikuk di dalam rumahmu?"
"Ya, aku mengingatnya."
"Dialah yang telah menolongmu untuk menemui surga ini. Dia yang selalu memberikan salam sejahtera umat muslim, dia yang selalu meminta agar harta engkau dapat disucukan. kemudian engkau menyambutnya dengan sangat indah. Padahal, sebelum mebuka pintu, mukamu adalah seburuk-buruknya muka jika diberikan kepada muslim yang lain. Tetapi engkau berusaha menutupinya ketika pintu telah terbuka untuk menyambutnya. Engkau menjawab salam dengan sangat gembira. Engkau memberikan hartamu meskipun hanya selembar uang seribu rupiah."
"Sungguh Aku tidak mengerti dengan rahasia Allah di dunia."

"Tetapi lihatlah, kini dia ada diseberang sana sedang ingin dilemparkan ke dalam neraka."
"Apa? Mengapa demikian?"
"Ia tidak pernah berusaha, ia hanya meminta setiap harinya, ia tidak percaya dengan kekuatan yang Allah berikan terhadap dirinya."
"Tetapi bukan dia yang meminta akan ketidakmampuannya dalam hal harta kekayaan."
"Apakah engkau ingin menyalahkan Tuhanmu yang Maha Mengetahui hati manusia?"
"Maafkan atas kelancangan ucapanku wahai malaikat. Tetapi jika engkau melemparkan dirinya ke neraka, sungguh aku tidak akan rela. Masukkan aku kedalam neraka jika perlu. Karena aku berada di surga karena kehadirannya di dunia."
"Tahukah engkau akibat dari permintaan engkau? Baiklah, akan kulemparkan engkau ke dalam neraka!"

Kemudian Tuhan datang menghampiri malaikat tersebut dan berkata, "Sesungguhnya aku tidak akan rela ahli surgaKu dilemparkan ke dalam panasnya neraka. Jika demikian, masukkanlah ia ke dalam surga beserta pengemis kecil yang hadir dalam kehidupannya."
"Sungguh Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

nb: ini hanya cerita fiksi belaka :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar