Pasti kalian sudah sering mengenal rutinitas yang terjadi di bulan puasa. Terutama yang satu ini, yang mengatasnamakan silaturahmi. Langsung saja ke cerita .
Sepertinya engkau tidak begitu semangat ketika ada teman-temanmu yang mengundang buka puasa bersama. Ada apa wahai saahabat?
Aku senang. Tetapi ...
Mengapa? Apakah engkau kurang yakin dengan ganjaran bagi orang yang menjalankan silaturahmi antar sesamanya?
Aku sangat berbahagia tentang itu. Tapi, uangku mungkin tidak mencukupi untuk menghadiri undangan tersebut.
Bersabarlah. Sesungguhnya ini hanya terjadi setahun sekali.
Ya setahun sekali. bagaimana jika aku mengikuti 10 golongan? Makan di luar sekarang saja tidak murah. Sekali makan bersama mereka, mungkin akan habis 20ribu. Bayangkan berapa besar uang yang harus aku keluarkan selama satu bulan Ramadhan hanya untuk berbuka puasa?
Engkau tidak perlu mengikuti seluruh ajakan mereka. Engkau dapat menolaknya secara halus.
Mungkin hal tersebut mudah bagimu. Tetapi aku tahu rasanya ditolak, aku tahu rasanya dikecewakan, aku tau rasa sakit ketika acara yang aku adakan itu sepi. Perih, kecewa, hati ini terus berfikiran inilah, itulah.
Sabarlah wahai saudaraku. Sesungguhnya harta yang engkau miliki adalah milik Allah. Semoga engkau diberi petunjuk menggunakannya. Aku hanya ingin mengucapkan, selamat berpuasa.
Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar